Bismillahirrahmanirrahim......Selamat Datang...Semoga Allah Memberkati :)

Kamis, 28 Januari 2016


                                                                   Lirik Lagu 
                                                             "Untukmu Calon Imamku"
                                            By : Meyda Syafira (Cinta Positif - Halaqah Cinta)


Untukmu calon imamku..
Kutulis kisah ini di malam-malamku yang panjang
Bagai goresan getar hati dalam rindu yang tertahan
Untukmu seseorang yang akan menemaniku di masa depan
Kamu..Siapa kamu?Siapa namamu?Dimana kamu berada?
 Aku menantimu bersama semua pengabdianku yang tertunda,
Bersama segenap cinta yang tak akan sempurna bila engkau tak kunjung hadir di hadapanku
Untukmu calon imamku yang aku tidak dimana engkau berada
Suatu saat bila engkau datang, tolong cintai aku karena Allah
Bimbinglah aku, jadilah imam dalam sholatku,
Izinkan bakti dan taatku menyatu bersama senyum di wajah teduhmu
Izinkan cinta dan rinduku terpatri kuat di dalam hati dan pikiranmu
Untukmu calon imamku yang entah sedang apa
Ketahuilah aku ini adalah orang asing untukmu
Nanti terangkanlah apa-apa yang tidak ku mengerti darimu
Terangkanlah apa-apa yang tidak engkau sukai agar aku bisa mengenalmu secara utuh
Untukmu calon imamku yang sedang memantaskan dirinya di hadapan Allah
Ketahuilah bahwa aku pun di sini selalu menantimu dalam taat
Menanti untuk menjadi belahan jiwamu, menanti untuk menjadi penyejuk hatimu"


Kau yang tertulis di Lauh Mahfuz
  Kau adalah rahasia terbesarku
  Kehadiranmu menyempurnakan hidupku
        Kau yang ku sebut di dalam doaku
        Kau yang menjadi imam di hidupku
        Kehadiranmu menyempurnakan imanku
  Ku menungggu dalam sabarku
  Ku ikhlaskan semua harapanku
  Bersamamu di masa depanku
        Membangun cinta Membangun surga
        Menggapai Ridho Nya
Dan aku menanti menjadi bidadari untukmu
sampai bertemu di suatu masa
Calon Imamku









Senin, 25 Januari 2016

Belajar Menjadi BPP di Instansi Pemerintah

      Alhamdulillah, Maha suci Allah. Itu mungkin kata yang selayaknya terucap di setiap bagian hidup yang terjadi. Terus Bersyukur terhadap yang diberikan Allah SWT itu adalah cara mujarab untuk terus bisa tersenyum dibalik setiap moment kehidupan.Sama halnya ketika jabatan BPP dipercayakan ke saya. awalnya merasa terbebani dan takut dengan jabatan itu, apa lagi backround ilmu pendidikan sama sekali tidak mengarah ke keuangan. Menjadi BPP atau bendahara pengeluaran pembantu bukan hanya mengatur administrasi keuangan di lingkup pekerjaan ini, tetapi juga bagaimana memanej sumber daya pegawai yang notabenya memiliki kepribadian yang berbeda. Awalnya tidak percaya dengan amanah ini, apa lagi saya cm apalah apalah yang tidak memiliki kekuasaan apa pun, jabatan itu sebelumnya di pegang oleh eselon IV yang sekerang menjadi eselon III yang tak lain adalah bos saya sendiri. Jabatan itu sebelumnya sangat awam buat saya, tugas fungsi dari seorang BPP sebelumnya saya tidak mengerti sama sekali. Sempat batin ini pengen menolak dengan tugas ini, tapi di sisi lain mungkin adalah salah satu proses yang akan memberikan banyak pelajaran bermanfaat, yakin aja klo itu yang terbaik dari Allah. 
       Pertama - tama , menjadi seorang BBP harus mempersiapkan Mental. Menjadi seorang BPP harus bisa melayani dan berhadapan dengan orang banyak. Memegang uang kegiatan banyak orang yang di dalamnya banyak kepentingan memang harus butuh ketagasan dan rasa cuek yang super. Kadang apa yang sudah kita lakukan menurut kita sudah sesuai dengan aturan, tapi menurut orang tertentu itu merugikan mereka sehingga cemohan itu bisa saja terjadi. Belum lagi ketika pembagian kegiatan yang bernilai dianggap tidak adil, kayakna memang harus membutuhkan kuping yang tebal. Tapi itu jangan jadikan suatu keluhan ataupun suatu masalah yang berarti. Teringat kata bos saya yang selalu supprot, beliau selalu bilang "hiraukan saja omongan orang, selagi kamu sudah melakukan sesuai aturan dan sesuai instruksi atasan itu sudah jangan dengarkan kata orang lain ".
         Menjadi seorang BPP harus membutuhkan ketelian tingkat super. Karena tugas ini berhubungan dengan administrasi kelengkapan dokumen yang nantinya akan dipertangungjawabkan. kurang satu dokumen saja, akan menjadi masalah yang mengakibatkan tidak bisa dicairkannya uang dari kegiatan tersebut. Yang terpenting menjadi seorang BPP adalah jujur kacang ijo, harus bertanggungjawab apa lagi ini adalah uang bukan hak kita. Peluang untuk melakukan kecurangan sebenarnya bisa saja dilakukan, tetapi bukankah keberkahan rejeki itu juga menjadi point terpenting, insyallah apabila rejeki kita halal semuanya akan dimudahkan. Menjadi seorang BPP mau tidak mau juga harus belajar sedikit demi sedikit tentang pajak dan perbendaharaan negara. Di samping itu, juga harus rajin bertanya sama orang yang sudah pengalaman, jangan malu - malu meskipun nantinya malu - maluin. Yang tak kalah pentingnya adalah fokus, lenggah dan lupa sedikit akan menyebabkan pusing bukan kepalang :D

Minggu, 27 Desember 2015

Balada Mencintai Kehilangan :)

         Perjuangan itu ada ketika muncul ada hasrat menginginkan sesuatu. Menyerah dalam berjuang juga bukan berarti kalah, menyerah karena mengetahui jalan lain di tengah perjalanan ada yanglebih baik itu adalah pilihan. Tapi menyerah karena tahu apa yang kita perjuangkan adalah hal yang tidak selayaknya diperjuangkan adalah keharusan. Meskipun kita tidak pernah tau mana yang terbaik buat kita, tapi kalau perjuangan sudah dipenuhi dengan ketidakjujuran dan tidak lagi mau ada pengorbanan, yakinlah kalau itu adalah moment dimana kita memang harus menyerah. Ketika semua sudah diihtiarkan, doa sudah dipanjatkan, tapi perjuangan tetap tidak ada hasil, tetap yakinlah kalau Allah sudah mempersiapkan hal lain untuk diperjuangkan lagi. Entah perjuangan untuk belajar ikhlas  dan perjuangan untuk lebih dekat denganNya. Kehilangan bukan juga sesuatu yang harus terus ditangisi, belajarlah untuk mencintai kehilangan karena itu adalah menunjukkan kalau kita bukanlah siapa-siapa, kalau semua adalah rencana Allah, Allah maha kaya, Dia yang memiliki semuanya, Dia yang membolak-balikan hati. Rencana manusia sangat berbeda dengan rencana Allah. Apa yang dulu kita perjuangkan, apa yang dulu kita korbankan itu bukan berarti akan membuahkan hasil manis, tapi yakinlah semua tidak ada yang sia - sia, selalu ada proses pembelajaran dibalik setiap moment yang kita perjuangkan. Meskipun rasa sakit karena pengkhiatan itu ada,meskipun susah melupakan apa yang terjadi,meskipun rasa ikhlas itu sangat sulit untuk di lakukan, tapi rasa kasih sayang Allah itu maha luas.Berdoalah padaNya, tetap minta berkahNya, semoga ini memang yang terbaik untuk semuanya... Apa pun yang terjadi itu yang terbaik, mungkin jalan yang harus ditempuh harus berbeda. Meskipun sulit, meskipun bayang - bayang masa lalu sering mendatangi, tapi ketika itu datang tetap berbaik sangkalah kepada Allah kalau itu yang terbaik, kalau Allah pasti punya rencana lain yang luar biasya takjubnya. Hanya meminta semoga hati ini tetap terpaut padaMu, karena engkaupemilik hati ini.     

Rabu, 31 Desember 2014

Di balik 2014

Setiap tahun pasti memberikan cerita tersendiri, lembaran hari terlalui melukiskan sejarah kehidupan entah itu terpaut dalam coretan kesedihan ataupun kebahagian. Pertemuan dan perpisahan dengan seseorang mewarnai cerita kehidupan yang tidak bisa diulang. Waktu terus berjalan maju tanpa mengenal kompromi, waktu memang tidak bisa mundur kembali, tapi waktu pula lah yang memberikan pembelajaran bagi kehidupan ini.  Hari ini merupakan akhir penghujung di tahun 2014, banyak sekali cerita yang terlukis, banyak sekali Nikmat Tuhan yang telah dikaruniakan, Maka Nikmat Tuhan yang mana lagikah yang kau dustakan. Mungkin berjuta ucapan rasa syukur tidak akan mampu membalas semua itu, mungkin berjuta ucapan istigfar juga tidak akan mampu menghapus dosa atas khilap dan lupa akan nikmat Tuhan. Tapi meskipun demikian, Tuhan Allah tetap tidak enggan untuk terus memberikan yang terbaik buat HambaNya, dengan Kasih SayangNya Dia terus menuntun ke arah kebenaran, Dia tidak pernah lelah menunggu Hambanya untuk datang meminta kepadaNya tak peduli hambaNya selalu mengingkariNya dan Suudzan PadaNya.
2014 telah meninggalkan banyak cerita di kehidupan ini. Awal tahun, Allah telah memberikan supprize yang luar biasya, Allah mengabulkan salah satu mimpiku untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih menjanjikan, meskipun sebelumnya tidak pernah bermimpi untuk hidup di kota besar yang super padat dan rame ini. Selalu ada pengorbanan di balik sebuah pilihan, dan itu juga yang terjadi, pengorbanan yang besar harus dilakukan demi sesuatu yang besar juga, dengan ridho orang tua akhirnya  pengorbanan jauh dari keluarga juga menjadi pilihan. Bekerja di Ibu kota telah banyak memberikan pengalaman yang berarti, bertemu dengan orang – orang baru yang hebat juga semakin membuat hidup tambah asyik, mengenal teman-teman baru yang luar biasya merasa senasib seperjuangan menimbulkan semangat untuk terus berjuang, merasa mempunyai keluarga baru dengan aneka karakter membuat lebih mengerti dan memahami arti perbedaan yang memang seharusnya tidak perlu diperdebatkan dan dipermasalahkan. Sungguh luar biasa nikmat Allah yang diberikan di Tahun 2014, Rejeki berupa sehat dan materi juga Allah limpahkan, Banyak hal – hal yang diinginkan di 2013 khususnya untuk bisa memberi kepada keluarga bisa terealisasikan meskipun cuma sedikit (dikit banget malah). Di Tahun 2014 ini semakin merasakan makna pentingnya keluarga, merasa jauh dari orang tua, merasa tiap hari tidak bisa menemani mereka, tapi itu semakin menguatkan hati untuk tetap terus ingin membanggakan dan tidak ingin mengecewakan mereka.

Dari segi pekerjaan, Allah juga memberikan banyak sekali pembelajaran untuk pengembangan diri yang semula tidak pernah mengetahuinya. Serasa merasa beruntung sekali dan diberkati di Tahun 2014, termasuk merasakan kembali apa yang namanya Harap2 cemas tentang semua rasa di hati yang penuh dengan nano – nano yang penuh warna layakna pelangi yang penuh dengan suka dan duka (lebayatuun :D). Hanya berani berharap dan mempasrahkan semuaNya PadaMu, karena Hanya Engaku yang layak dipercayai, karena engkau yang tau kapan waktu yang tepat untuk mengantarka pada orang yang tepat menurut kehendakMu. Thank Allah atas semua Rahmat dan KaruniaMu, Moga Tahun 2015 Engkau memberikan Supprize yang luar biasya lagi, tapi yang terpenting moga BerkahMu selalu menyertai. Gak tau kenapa juga nulis ini, keingat teman - teman yang jauh disana, di tahun 2014 jarang banget ngumpul dan bertemu,, moga silaturrahmi kita tetap terjaga... Amiiinnn.. Miss U Guysss....



Selasa, 18 November 2014

Memulai Lagi Menulis Tapi Geje.. :D

              Ini awal lagi membulatkan tekad untuk mencoba melatih kemampuan menulis lagi. Setelah hampir 2 bulan tidak membuka blog ini, rasanya ketika melihat blog ini ada beban moral dan panggilan jiwa untuk mencoba menulis lagi, meskipun entah apa yang ini akan ku tulis ini.... :D. Sebenarnya menulis itu adalah sesuatu yang menyenangkan, melalui tulisan semua ide yang ada di kepala kadang - kadang bisa tersalurkan dengan mudah, hanya dengan memainkan jari tangan di atas keyboard komputer dan mencoba fokus mensinkronkan dengan memikirkan apa yang ada dipikiran tulisanpun bisa terlahir, meskipun kadang-kadang gak nyambung... kayak ini mungkin... :D.

        Ini adalah tulisan pertamaku di kantor yang baru... Alhamdulillah..meskipun geje tapi aku tetap bangga bisa menyempatkan menulis, ya bisalah dijadikan kenang - kenangan kalau aku juga pernah menulis di kantor walaupun geje... setelah hampir 1 tahun di kantor ini, rasanya untuk menulis di blog ini malas, pertama karena ingin fokus ke kerjaan (takut ketauan bos klo dikantor gak konsen kerja..haha), terus rasanya capek pulang jam 5 nyampek kostan uda pengennya leha - leha, belum lagi kalau macet bawaanya uda badmood pengen langsung rebahan di kasur. Padahal itu sebenarnya bukan alasan yang logis c..cuma pembenaran aja supaya tidak berasa berdosa ketika membiarkan blog ini tidak terjamah lagi. Di satu sisi lain, sebenarnya banyak hal yang sudah terjadi di hidupku, banyak cerita yang sebenarnya bisa dijadikan pembelajaran (gaya bingitz...) . Itu semua karena Allah yang sangat baik, memberikan semuanya di saat yang tepat dan menjadikan hidup ini penuh dengan warna - warni yang lain.. Pokokna Allah is the best... Karena ini tulisan geje jadi gini aja... sekali lagi thanks to Allah telah memberikan kesempatan lagi untuk memulai ini lagi, moga selanjutnya bisa lagi...Ya meskipun dulu juga gak sering - sering juga nulis c,,tapi setidaknya pernah nulis....:D

Senin, 19 Agustus 2013

Ibu

Ibu..
kau adalah Sosok Yang selalu menebarkan kebahagian,,
hidupnya dipenuhi oleh jasa mulia,,
Keihlasan selalu terpancar di wajahnya
Melihatmu meneduhkan kegelisahan
Tutur Katamu mendinginkan cabukan hati
Allah Menepatkanmu dalam derajat yang tinggi
Rasulullah menyuruh untuk menghormatimu
Engkau Taruhkan hidupmu hanya untuk kami
Kami yang tak tau diri
Yang Selalu merepotkanmu
Tanggisan nakal kami selalu menganggumu
Tapi engkau peluk erat kami
menghapus air mata ini
Dekapanmu adalah ketenangan kami
Kenakalan kami
Keegoisan kami
Engkau tak masukan ke hati
Malam berganti siang
Siang berganti malam
Selalu engkau curahkan kasih sayangmu
Doamu adalah Restu Ilahi
Engkau membuka dunia kami
Engkau Ajarkan kami untuk mengenal Tuhan
Mengenal Rasul
Mengenal dunia
Heroikmu selalu ada di tiap waktu
Untuk berjuang atas nama kami
untuk selalu memberikan kebahagian
Surga memang pantas berada di Kakimu


Minggu, 24 Februari 2013

Sedikit cerita tentang sedekah...

         Entah ini yang keberapa kalinya Allah menunjukkan kekuatan bersedakah pada, tapi ya gini mantap saja diri ini masih suka untuk dikalahkan syaitan untuk tetap berprilaku yang kadang-kadang dibenci oleh Allah. Allah memang tidak pernah menyalahi janjiNya, Allah sudah menjanjikan bahwa sedekah salah satu jalan pembuka rejeki bukan malah menghambat rejeki, Allah akan melipat gandakan apa yang kita sedekahkan bukan malah menguranginya. Baginda Rasullullah pun dalam hidupnya selalu mengorbankan apa yang dimilkinya hanya untuk umatNya, beliau rela memberikan apa pun meskipun beliau sendiri  membutuhkannya sehingga sudah sangat pantas beliau mendapat berkah dunia akhirat dari Allah. Semoga Shalawat dan salam tetap tercurahkan kepada beliau suri tauladan terbaik di dunia, tidak bisa dibayangkan jika Allah tidak mengutus beliu ke bumi ini, kebenaran dan kebaikan menjadi hal mustahil untuk dilakukan,  kegelapan seperti zaman jahiliya pasti tetap membabi buta di dunia ini. Semua kebaikan dan kebenaran telah diajarkan dengan sempurna oleh beliau termasuk sedekah. Tulisan ini terinsipirasi kejadian 2 hari yang lalu, tepatnya hari jumat, uang di tangan sudah dalam keadaan kritis, sudah diperkirakan tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup 1 minggu ke depan, hanya tinggal satu lembar seratus ribu yang tertinggal. Padahal kebutuhan untuk satu minggu berikutya lumayan banyak, pulsa, bensin, belum jajan apalagi mendekai weekend :D hehe sebenarnya uang di ATM masih ada, tapi nanggung untuk diambil, karena 1 minggu lagi sudah gajian :D... Di malam jumat itu sempat berpikir gimana caranya dapatin uang seratus ribu lagi tanpa harus harus ngambil di ATM yang sebernarnya sudah menipis juga :D Alhasil malam itu aku benar-benar berdoa pada Allah supaya mendapatkannya, teringat tausiyah ustad yusuf mansyur klo mau rejeki harus banyak beristigfar dan bersalawat apalgi di hari jumat. Ingatan itu membuatku beristigfar dan bershalawat. Pagi harinya pun dikantor saya menyempatkan shalat dhuha meminta ridha dari Allah. Sabtu kantor pulang jam 12 siang, tapi karena tidak ada bos, dan pekerjaan juga sudah beres semua, jam 11 aku uda nyuri pulang :D hehe
      Aku tidak langsung pulang, adik di rumah meminta dibelikan remote tv yang katanya sulit di tekan akhirnya ku putuskan ke pasar gresik dan alun -alun. Waktu itu pasar gresik hujan, karena gak bawa jas hujan dan waktu itu hujannya mendadak, sepedaku ku parkir sembarangan, selang beberapa menit kemudian ada bapak marah-marah karena ternyata sepedaku menutup jalan untuk masuk gang, awalnya bapak itu marah dengan darah tinggi dan wajahnya serem, tapi waktu aku benar-benar minta maaf dan  mencoba merahmakan diri akhirnya bapaknya gak jadi marah :D.. muter-muter pasar ternyata remote yang dicari tidak ada, akhirnya perjalanan dilanjutkan ke alun -alun, ternyata remotenya juga gak ada,, ya sudah akhirnya beli bakso :D hehe,,, setelah beli bakso dan mau ngambil sepeda ternyata ada nenek menggelar dagangannya di tepi jalan, muka nenek itu kelihatannya kesakitan, akhirnya kuputuskan untuk menghampiri nenek itu dan mencoba membeli dagagannya yang ternyata menjual kerudung upil. Ku mulai bertanya kenapa nenek itu kesakitan ternyata nenek itu tertabrak becak dan terjatuh, Alhamdulillah lukanya gak seberapa parah c,, setelah berbincang-bincang sebentar ternyata nenek itu berasal dari kediri dan di gresik ngekost,, akhirnya setelah membayar kerupuk tersebut kuputuskan untuk kembaliannya tidak aku ambil,, ya meskipun sedikit tapi klo untuk beli nasi masih dapatlah dengan lauk yang layak :D,, sebenarnya radak berat juga c ngasihkannya, apalagi mengingat tanggal tua,,tapi karena niat Allah aku yakin tidak akan mengurangi apa pun. Senin pagi benar uang yang tersisa tinggal 40 ribu, dan kuputuskan untuk sore setelah pulang kerja untuk ngambil di ATM, tapi eh tak seberapa lama di kantor teman kost menyodorkan amplom yang berisi 50 rb dan tak selang beberapa lama kemudia juga memberikan satu lembar 50rbuan katanya sih upah dari kakaknya yang juga tidak lain adalah kakak sepupuku yang 2 minggu kemarin tak returkan bajunya :D,, subhanallah Allah langsung mengantinya sesuai dengan keinginanku,, :)