Bismillahirrahmanirrahim......Selamat Datang...Semoga Allah Memberkati :)

Senin, 05 Maret 2012

Operasi Hitung Bilangan Bulat :)

              Bilangan bulat adalah bilangan yang terdiri dari bilangan negatif dan bilangan positif. Tentunya operasi hitung bilangan ini tidak semudah operasi hitung pada bilangan cacah ataupun bilangan asli. Masih banyak orang bahkan adik-adik khususnya yang masih berada di bangku SD atau SMP yang masih kebingungan dalam mengoperasikan bilangan ini. Berikut adalah tips-tips untuk memudahkan operasi hitung bilangan bulat, yaitu :

A. Penjumlahan dan Pengurangan

1.  Dengan menggunakan analogi :
Tanda (-) anggaplah sebagai hutang sedangkan tanda (+) anggaplah sebagai pembayaran, 
contoh 1 :  -7 + 2=
penyelesaian : pada kasus ini, anggaplah kita mempunyai hutang 7, kemudian kita membayara dua, maka otomatis hutang kita berkurang 2, dan hasilnya hutang kita masih ada 5, jadi hasi akhirnya adalah -5.
contoh 2 :  6 - 8 =
Penyelesaian : anggaplah kita mempunyai barang 6, kemudian kita mempunyai hutang barang 8, maka secara otomatis barang kita berkurang dan kita masih memerlukan 2 barang lagi untuk membayar hutang barang tersebut. Dengan kata lain hasilnya adalah -2

2. Dengan Memperhatikan tanda 
  • Jika ada dua tanda yang berbeda, artinya ada tanda (-) dan (+), maka operasi hitungnya adalah dengan dikurangkan. Lalu kita melihat angka terbesar apakah itu postif atau negatif, jika angka terbesar bertanda negatif maka hasilnya nanti adalah negatif, begitu pula dengan tanda positif.   Contoh: -8 +3=           penyelesaian : karena tanda berbeda, maka otomatis dikurangkan 8 -3 =5 , namun karena angka terbesar (8) bertanda negatif maka hasilnya adalah -5.                                      Contoh 2:  8 -3 =         penyelesaian : karena tanda berbeda, maka otomatis dikurangkan 8 - 3= 5, namu karena angka yang terbesar 8 bertanda postof maka hasilnya adalah 5.
  • Jika ada dua yang tanda yang sama, artinya ada (+) dan (+) atau (-) dan (-), maka operasi hitungnya adalah dengan ditambahkan. Kemudian kita tinggal melihat, jika ke duanya adalah  tanda (+) maka hasilnya adalah positif, namun jika ke duanya adalah (-) maka hasilnya adalah negatif.                contoh 1: -7 - 2=          penyelesaian : karena tanda ke duanya adalah negatif, maka operasi hitungnya dijumlahkan 7 +2 =9, namun karena tanda keduanya adalah negatif maka hasilnya adalah -9.   Contoh 2: 7 +2 =        penyelesaian : karena tanda ke duanya positif, maka dijumlahkan dan karena tandanya adalah positif maka hasilnya adalah 9.
3. Jika ada tanda yang menumpuk, artinya jika terdapat tanda (-) atau (+) langsung bertemu dengan  (-) atau (+), maka berlaku ketentuan :
  • Jika tanda  yang sama yang bertemu maka akan berubah menjadi (+). Contoh : 7 - (-2) =         penyelesaian : karena tanda yang sama yang bertemu maka tanda negatif berubah menjadi positif,  atau operasinya menjadi 7 + 2 =9 
  • Jika tanda yang bertemu tidak sama, maka akan berubah menjadi (-), contoh : 7 + (-2) =          penyelesaian = 7- 2 = 5.......... contoh 2:  2 + (-7)=        penyelesaian:  2 - 7 = -5
B. Perkalian dan Pembagian
adapun ketentuan untuk pembagian dan perkalian adalah sebagai berikut :
    a. jika ada dua tanda yang sama dibagikan atau dikalikan maka hasilnya adalah postif .
        contoh: -7 X -7 = 49,     -7 : -7 = 1
    b. Jika ada dua tanda yang berbeda dibagikan atau dikalikan maka hasilnya adalah negatif.
       contoh : 7 X -7 = -49,      -7 : 7 = -1



Semoga bermanfaat dan memudahkan anda-anda dalam belajar operasi hitung bilangan bulat :)
                

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar